Wabah Covid-19 1.000 Tahun Lalu, Ilmu Hitam Calon Arang?

oleh -872 views

CARUBAN NAGARI-Covid-19 yang kini melanda mengingatkan pada wabah di zaman Kerajaan Kahuripan. Sekitar 1.000 tahun lalu, Calon Arang sakit hati dan menyebarkan wabah ke seantero Kahuripan. Masyarakat Jawa mengingatnya hingga kini.

Dalam rangkuman legenda dan sejarah, sebenarnya sudah mengenal dan mengalami berbagai wabah penyakit. Ini seharusnya bisa dijadikan pelajaran untuk menghadapi wabah virus Corona saat ini.

Cerita Calon Arang pun terdapat dalam Jurnal Bijdragen tot de Taal-, Land- en Volkenkunde 82 tahun 1926. Sebuah naskah bernama De Calon Arang yang diterjemahkan oleh Filolog R.Ng. Poerbatjaraka dari bahasa Jawa Kuno ke dalam bahasa Belanda.

Dalam cerita itu, Nyai Girah terkenal kejam. Dengan sihir yang dimilikinya, hasil panen para petani pun bisa mengalami kerusakan. Bahkan yang paling menakutkan, kekuatannya itu digunakan untuk mendatangkan penyakit. Hingga menjadi suatu wabah mematikan pada masa pemerintahan Raja Airlangga.

Puteri Calon Arang bernama Ratna Manggali yang diketahui berparas cantik. Namun karena banyak yang takut pada sang Ibu, tak ada seorang lelaki yang mau meminangnya. Ratna Manggali kesulitan mencari pasangan hidup. Hal itu membuat Calon Arang marah. Mencoba balas dendam, dengan berbagai cara majis yang dimilikinya. Salah satunya mencari tumbal untuk mendatangkan bencana. Termasuk datangnya wabah penyakit mematikan yang melanda kerajaan.

Mengetahui hal itu, sebagai pemimpin Kerajaan Daha, Raja Airlangga pun membuat sejumlah strategi untuk menghentikan wabah itu. Sang raja meminta bantuan Mpu Bharada untuk mengatasi masalah ini. Salah satu strategi Mpu Bharada adalah menikahkan muridnya Mpu Bahula dengan Ratna Manggali.

Strategi ini berhasil, sebab Mpu Bahula yang saat itu menjadi menantu Calon Arang berhasil mengambil buku yang selama ini menjadi sumber ilmu hitamnya. Kemudian buku itu diserahkan pada Mpu Bharada untuk dipelajari.

Mengetahui hal itu, Calon Arang marah. Ia memutuskan untuk melawan Empu Bharada. Tanpa bantuan Dewi Durga, Calon Arang kalah. Nah sejak kekalahannya itu lah desa tersebut aman dari ancaman ilmu hitam Calon Arang.

Diketahui, naskah Calon Arang yang ditulis pada lontar beraksara Bali berbahasa Jawa Kuno dengan angka tahun 1462 Saka atau 1540 menceritakan tentang terjadinya wabah penyakit. Kisah Calon Arang ini diperkirakan terjadi saat masa pemerintahan Raja Airlangga (1006-1042) di Jawa Timur.

Sejarah juga mencatat dalam kurun waktu 15 tahun, antara 1911-1926, Indonesia pernah terjangkit wabah mematikan, yaitu Pes. Wabah yang bersumber dari virus yang dibawa oleh kutu yang menempel pada hewan tikus ini menewaskan sekitar 120.000 jiwa. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.