Terungkap, Ini Penyebab Tol Cipali KM 122 Ambles

oleh -39 views
Jalan Tol Cipali mengalami amblas dan tidak bisa dilewati kendaraan (9/2/2021).(DOK. ASTRA TOl CIPALI)
Jalan Tol Cipali mengalami amblas dan tidak bisa dilewati kendaraan (9/2/2021).(DOK. ASTRA TOl CIPALI)

CARUBAN NAGARI-Situasi terkini, jalan tol Cipali (Cikampek—Palimanan) KM122 dilaporkan amblas sehingga diberlakukan contraflow sejak Km 126 sampai Km 117.

Baca:

Update Video: Tol KM 122 Ambles, Contraflow Mulai KM 126 hingga KM 117

Situasi Terkini Tol Cipali KM 122, Ini Videonya

Panit PJR Tol Cipali Iptu Karyana, mengatakan, contraflow diberlakukan lantaran lajur 1-2 ruas tol Cipali yang mengarah ke Jakarta ditutup.

“Contraflow diberlakukan sampai penanganannya selesai, kita menunggu pihak jalan tol,” ujar Karyana, dalam keterangan tertulis (9/2/2021).

Ia juga mengatakan, akibat curah hujan yang tinggi, aspal jalan tol Cipali mulai labil, apalagi ditambah banyaknya aktivitas kendaraan yang over load. Karyana pun mengimbau kepada para pengemudi untuk selalu berkonsentrasi, menjaga batas kecepatan dan jaga jarak aman berkendara.

“Hati-hati dalam melewati jalur tol Cipali karena di beberapa titik banyak sekali jalan yang sudah mulai rapuh dan berlubang,” ucap Karyana.

“Kami juga kemarin banyak mendapatkan keluhan dari pengguna jalan yang mengalami pecah ban berikut peleknya dikarenakan banyak jalan yang berlubang,” tuturnya.

Sebelumnya, Direktur Operasi Astra Tol Cipali Agung Prasetyo, memohon maaf atas ketidaknyamanan ini.

Agung mengatakan, untuk sementara pihaknya membangun lajur darurat di median jalan yang diperkirakan bakal selesai dalam tiga hari.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan kontraktor untuk melakukan pekerjaan perawatan jalan pada KM 122+400, diperkirakan memakan waktu dua minggu,” kata Agung, dalam keterangan resmi (9/2/2021).

Mereka mengimbau kepada para pengguna jalan untuk mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol.

Sangat diimbau juga untuk tetap berhati-hati, dan menaati rambu-rambu terutama di sekitar lokasi pekerjaan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *