Sultan Sepuh Aloeda II: Museum UGM Menjadi Inspirasi bagi Masa Depan Bangsa Indonesia

oleh -24 views

CARUBAN NAGARI-Museum sebagai sumber inspirasi masa depan. Istilah tersebut sangat tepat karena dengan melihat koleksi yang ada di museum kita bisa mengetahui sejarah sekaligus mendapatkan gagasan untuk mencapai tujuan. Salah satu museum tersebut adalah Museum UGM. Terletak di rumah dinas Bulaksumur D6 dan D7, Museum UGM tergolong masih cukup muda usianya. Museum ini diresmikan pada 19 Deseber 2013 silam.

Meskipun masih cukup muda, Museum UGM juga menyimpan sejarah yang cukup menarik. Salah satunya karena adanya ruangan yang menjadi tempat tinggal mantan Presiden AS, Barack Obama, saat kecil. Ruang Obama kecil tersebut ada di D7.

Ruangan Obama saat kecil ini bahkan sempat ditengok oleh adik Presiden Barack Obama, Maya Soetoro yang berkunjung ke Museum UGM pada 11 Juni 2013. Sultan Sepuh Aloeda II Rahardjo Djali, Kasultanan Kasepuhan Cirebon memberikan apresiasi yang cukup tinggi atas hadirnya Museum UGM. Ia berharap agar hadirnya Museum UGM bisa menjadi ruang ekspresi bagi mahasiswa, dosen serta pengunjung yang hadir.

Sultan Sepuh Aloeda II Rahardjo Djali tampak antusias saat berkunjung dan melihat-lihat koleksi Museum UGM. Mulai dari peninggalan dan foto-foto sejarah UGM dari masa ke masa, tokoh-tokoh nasional yang berjasa pada pendirian UGM, tokoh UGM yang berjasa dalam memperjuangkan dan mendirikan UGM, capaian-capaian UGM, prestasi mahasiswa, karya monumental pemikir UGM dan berbagai perkembangan UGM sampai sekarang.

Lalu apa saja isi dari Museum UGM ?

Ruang Pamer D6

Ruang pamer ini terdiri dari Ruang Pamer Utama yang menampilkan sejarah perjalanan UGM beserta replika roket karya mahasiswa Teknik UGM.

Selain itu, Ruang Pamer Prof. Sardjito yang menampilkan sejarah dan hasil karya rektor pertama UGM tersebut. Yang ketiga Ruang Pamer Ki Sarmidi Mangunsarkoro yang menampilkan sejarah dan penghargaan Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan pada era Kabinet Hatta II (1949-1950) tersebut sekaligus tokoh yang berperan dalam lahirnya UGM.

Ruang Pamer Prof. Dr. Ir. Herman Johannes di sisi kanannya menampilkan hasil karya teknologi dan atribut yang pernah digunakan salah satu rektor UGM tersebut. Herman Johannes yang memimpin UGM pada 1961-1966 tersebut berhasil mengembangkan inovasi tungku hemat energi.

Di ruang pamer tengah, terdapat beberapa hasil karya Guru Besar Fakultas Teknik UGM sekaligus pemilik nomor mahasiswa 001, Prof. Ir. Hardjoso Prodjopangarso. Selain itu karya mantan rektor UGM periode 1981-1986, Prof. Dr. Teuku Jacob yang sempat menghebohkan dengan penemuan kontroversinya tentang keberadaan manusia Flores atau Homo floresiensis.

Di ruang tersebut juga menampilkan karya encetus lahirnya Fakultas Filsafat UGM sekaligus tokoh lahirnya UGM, Prof. Notonegoro. Selain itu juga menampilkan Prof. Dr. Mubyarto, tokoh penggagas konsep Ekonomi Pancasila.

Ruang Pamer D7

Ruang pamer ini terdiri dari Ruang Pamer Tengah yang menampilkan sejarah sejumlah tokoh UGM seperti pelopor pengerahan mahasiswa ke daerah terpencil dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) sekaligus rektor UGM periode 1986-1990, Prof. Koesnadi Hardjosoemantri dan tokoh Menwa UGM, Djoko Prasetyo.

Di sebelahnya terdapat Ruang Pamer Karya Teknologi yang menampilkan replika Roket Persatuan Roket Mahasiswa Indonesia (PRMI) yang diluncurkan pertama kali di Sanden, Bantul pada 24 Agustus 1963 serta prototipe Nano Satelite yang merupakan karya mahasiswa UGM bekerjasama dengan LAPAN dan beberapa universitas lainnya.

Di sisi ini juga menampilkan Ruang Pamer Reformasi, Ruang Pamer Depan dan Ruang Obama yang menampilkan dipan atau tempat tidur mantan presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama.

“Ke depan harapannya memang agar Museum UGM ini bisa menjadi sarana yang efektif dan efisien untuk mentransformasikan jati diri UGM sebagai universitas perjuangan, kebangsaan, kebudayaan, dan berdasarkan Pancasila,”paparnya, 2 Oktober 2021. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.