Misteri Tangki Kilang Minyak Balongan Bocor, Diduga Ulah Mafia Migas?

oleh -724 views
Kebakaran kilang Pertamina di Balongan Indramayu. Foto: IST

CARUBAN NAGARI-Kebakaran di Kilang Balongan, Indramayu, Jawa Barat, bikin geger. Pasalnya peristiwa itu membuat ratusan warga yang bertempat tinggal di sekitar kilang mengungsi.Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama pun buka suara.

“Yang pasti tangki bocor,” ujar pria yang beken disapa Ahok itu pada Jumat, 2 April 2021. 

Kebakaran terjadi di Refinery Unit IV atau Kilang Balongan di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Namun menurut Ahok, masih ada misteri lain yang belum terungkap, yaitu penyebab pengamanan kebocoran tangki terlambat dilakukan. 

Baca: Kebakaran Kilang Balongan Belum Padam hingga Selasa Pagi, Dugaan BMKG dan Pertamina Berbeda Soal Penyebab: Petir

Kebakaran Kilang Minyak Balongan itu menyebabkan kebakaran yang melukai 30 orang dan 932 warga mengungsi itu. kehilangan produksi 400 ribu barel minyak. Stok nasional sementara ini masih ada 10,5 juta barel menurut Dirut Logistik Mulyono, 29 Maret 2021. Hal itu berarti persediaan BBM Indonesia hingga 4 minggu ke depan masih terjamin.

Sejumlah pejabat memberikan perhatian, mulai pejabat daerah setempat, gubernur, hingga kementerian dan DPR.

Dirut Pertamina sendiri, Nicke Widyawati sudah meninjau lokasi, begitu juga dengan Komisaris Utama Basuki Tjahaja Purnama. Mensos Risma menengok para pengungsi yang terdampak. Terdapat 912 warga dari 5 desa yang harus hengkang meninggalkan rumah. Jumlah yang terluka sekitar 20 orang.

Sejumlah warga yang tinggal di dekat kilang melaporkan adanya bau menyengat beberapa jam sebelum insiden kebakaran terjadi.

Kepolisian daerah Jawa Barat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu menyebut adanya indikasi bahwa kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran tangki.

Baca: Ledakan Kilang Minyak Balongan, Besarnya Getaran Kaca-kaca Masjid Baitur Rohiem Hancur Berantakan

Muncul spekulasi bahwa kebakaran tangki di Kilang Balongan, Indramayu, Jawa Barat disengaja.

Ada ulah mafia migas yang ikut campur kata Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada Fahmy Radhi.

“Sebagai kilang modern, Balongan mestinya punya pengamanan berlapis dalam menghadapi kebakaran, termasuk disebabkan petir. Bahkan, indikator sistem pengamanan tersebut adalah zero accidents,” ujarnya pada hari Minggu, 4 April 2021.

Baca: Kilang Minyak Balongan Meledak Terbakar Memakan Korban 70 Orang Terluka

Kebakaran kilang tersebut, menurutnya semakin memperbesar indikasi adanya pihak yang tidak ingin Indonesia memiliki kilang minyak.

“Sebelumnya, rencana pengembangan Kilang Cilacap, Bontang dan Tuban juga belum dapat direalisasikan. Dengan terbakarnya kilang Balongan, impor BBM semakin membesar, yang menguntungkan bagi mafia migas berburu rente pada impor BBM,” sebutnya.

Pertamina, menurutnya harus melakukan investigasi secara transparan. Itu wajib dilakukan untuk memastikan kebakaran di Kilang Balongan murni kecelakaan, bukan ada unsur kesengajaan yang dilakukan mafia migas.

“Momentum yang tepat bagi Ahok, yang mendapat penugasan dari Jokowi memberantas mafia migas, untuk membuktikan bahwa kebakaran tersebut bukan ulah mafia migas,” tambahnya.

Baca: Misteri Bau Menyengat Seperti BBM Sebelum Ledakan Kilang Minyak Balongan

Sebelumnya, Pertamina mengatakan dugaan sementara petir turut memicu kebakaran.

“Sementara ini kita masih menduga (kebakaran disebabkan) terkena petir,” ujar Unit Manager Commrel & CSR Pertamina RU VI Balongan Indramayu, Cecep Supriyatna seperti dikutip dari Antara.

Namun kejelasan penyebab terjadinya insiden tersebut masih menimbulkan sejumlah misteri, disengaja atau tidak insiden tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *